Kebiasaan Buruk Berkendara Mobil Matic Yang Sebaiknya Tidak Ditiru

Kebiasaan buruk berkendara mobil matic seperti ini sering sekali terjadi. Namun masih banyak yang abai dan melakukanya terus menerus. Padahal selain membahayakan mesin juga mmebahayakan keselamatan. Nah apa saja kebiasaan buruk saat mengendarai mobil matic tersebut? Simak daftarnya dibawah ini, jangan jangan anda juga sering melakukanya.

Berikut ini 5 kebiasaan buruk saat berkendara mobil matic yang paling sering dilakukan, nah nomor berapa yang juga pernah anda lakukan? Smak detailnya dibawah ini:

  1. Memindahkan transmisi netral pada jalan yang turun

Apakah anda berpikir bahwa memindahkan trasnmisi mobil matic saat jalan menurun tanpa memasukkan gigi transmisi dapat menghemat bahan bakar? Jika anda berpikir demikian sungguh sebuah kesalahan besar.

Cara tersebut justru dapat membuat transmisi menjadi rusak karena adanya pompa oli dan lain lainya. Jika anda memasukkan gigi pada jalan yang menurun mesin dapat menyesuaikan dengan tidak mengkonsumsi bahan bakar.

Walaupun anda memasukkan gigi, fuel injector akan tertutup sehingga putaran roda ke mesin aakan meneruskan tenaganya sehingga tidak ada bahan bakar yang digunakan. Jadi tetap hemat bahan bakar walaupun memasukkan gigi saat melintasi jalan menurun.

  • Mengganti gigi sebelum mobil berhenti

Kesalahan kedua yang sering sekali terjadi adalah mengganti gigi padahal mobil belum berhenti benar enar. Kasus ini ditemui terutama untuk memakir mobil. Jadi kondisi ini dapat dijelaskan sebelum anda mengganti posisi gigi sebaiknya pastikan konisi mobil dalam diam.

Jadi jika anda memundurkan mobil pada posisi R dari posisi D pastikan sebaiknya mobil sudha berhenti sebelumnya. Begitu juga sebaliknya. Jadi anda memakia rem untuk berhenti bukan berhenti karena trasnmisi mobl yang berubah.

  • Menggeber kendaraan begitu dinyalakan

Banyak pengguna mobil matic begitu mobil dalam kondisi netral langsung injak pedal gas cukup dalam dan langsung pindah posisi drive. Jika anda juga sering melakukan hal ini sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk ini.

Hal tersebut dapat berakibat fatal karena membuat transmisi menjadi lebih cepat rusak. Hal ini membuat resiko kerusakan pada mesin trasnmisi mobil itu sendiri dan juga adana clutch pada kendaraan.

  • Memindahkan gigi netral saat lampu merah

Nah saat kondisi macet atau sedang mengalami lampu merah sebaiknya pindahkan transimis dari posisi D atau drive ke posisi netral. Hal ini untuk menjaga kondisi usia mesin transmisi agar tetap maksimal performanya.

Namun yang banyak terjadi justru sebaliknya. Pengmudi umumnya tetap menignjak rem dan kondiis tuas mobil masih berada dalam posisi D. hal semacam ini yang mmebuat mobil matic terutama transmisinya jadi mudah rusak.

  • Memindahkan posisi gigi pada P saat mobil belum benar benar berhenti

Apakah anda sering melakukanya? Saat mobil belum benar benar berhenti sebaiknya jangan sekali kali untuk memindahan tuas transmisi pada posisi P. selain karena memang merusak mesin trasnmisi hal ini juga bisa membahayakan keselamatan anda sendiri.

Yang patut anda pahami adalah bahwa tuas P pada trasnmisi mobil matic bukanlah untuk mengerem saat parkir. Namun untuk menandakan mobil sedang dalam kondisi parkir. Oleh karena itu berhentikan mobil terlebih dahulu kemudian barulah pindah pada posisi P.

Dari ke lima hal kebiasaan buruk berendara mobil matic yang telah kaijelaskan  jika anda sering melakukan kebiasaan tersebut sebaiknya segera berubah demi keselatan dan kondisi mesin yang awet. Mungkin bagi para pengendara pemula sebaiknya mengetahui fungsi fungsi tuas transmisi sesuai dengan fungsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *