Begini Tips Merawat Ban Serep Yang Wajib Anda Ketahui

Ban cadangan yang sering disebut dengan ban serep merupakan komponen penting yang harus dimiliki sebuah mobil. Ban serep memiliki fungsi untuk mengganti ban utama jika tiba tiba ban meletus atau pecah.

Bahkan keberadaan ban serep ini diatur dalam undang undang lalu lintas. Namun sayangnya kadang keberadaan ban serep ini terlihat sepele bagi pemilik kendaraan. Bahkan mungkin anda tidak memiliki ban serep di dalam bagasi mobil anda.

Mengingat pentingnya memiliki ban serep dalam kondisi darurat terutam ada baiknya anda juga tahu bagaimana cara merawat ban serep dengan benar. Jangan sampai sudah punya ban serep sayangnya malah dibiarkan begitu saja begitu akan digunakan ternyata tekanan anginya kurang. Nah jangan sampai hal hal semacam itu terjadi. Pastikan anda merawat ban serep yang anda miliki dengan benar.

Ada dua jenis ban serep yaitu ban full size dan space saver. Jenis ban full size merupakan ban cadangan yang sama persis dengan ban utama baik ukuran dan jenisnya. Sedangkan ban space saver merupakan jenis ban cadangan yang lebih kecil dibandingkan ban utama. Ban space saver digunakan untuk waktu yang sementara karena ukuranya lebih kecil para pengendara diharapkan memperhatikan batas kecepatan maksimal yang ada pada velg atau dinding ban.

Meskipun digunakan untuk serep atau pengganti ban serep harus dirawat selayaknya ban utama. Pasalnya jika dibiarkan begitu saja saat akan dipakai justru dalam kondisi yang kurang baik.

Hal pertama dalam perawatan ban serep adalah memastikan kondisi tekanan angina hingga kebersihanya. Pastikan ban selalu sedia digunakan kapan saja. Oleh karena itu pastikan kondisi tekanan angin ban sesuai. Selain itu periksa seluruh bagian dari ban untuk memastikan bahwa kondisinya masih bagus.

Cara memeriksa kondisi ban serep yang harus adna lakukan terlebih dahulu adalah mengeluarkanya. Untuk membuka ban serep panda membutuhkan baut guna memutar bagian pengunci dudukan ban. Nah untuk ban yang ada di bagian kolong mesin mobil, silahkan keluarkan terlebih dahulu. Gunakan dongkrak agar anda lebih mudah saat mengambil ban serep tersebut.

Pastikan tekanan angin dari ban tersebut sesuai dengan jenis mobil anda. Namun biasanya tekanan angin dari ban serep berbeda dibandingkan dengan ban utama. Untuk ban serep biasanya tekanan angin nya lebih tinggi dibandingkan dengan standar kendaraan tersebut. Anda dapat mengisi tekanan udara ban dengan tekanan antara 2 hingga 5 psi.

Tekanan angin yang lebih tinggi untuk ban serep dibutuhkan guna menjaga agar tekananya tidak berkurang jauh dibandingkan dengan ban utama. Pasalnya biasaya ban serep akan lama menganggur jadi saat akan digunakan tekanannya dapat disesuaikan dengan ketiga ban utama lainya.

Hal tersebut penting diakukan guna menjaga agar ban cadangan tidak kempes karena sudah lama menganggur tidak terpakai. Selain itu penting juga untuk memastikan kebersihan dari ban serep.

Bagian perawatan ban serep yang sering terlewatkan mungkin adalah membersihkanya. Padalah membersihkan ban dari debu dan kotoran penting untuk dilakukan. Selain itu apabila disimpan di kolong mesin rentan menjadi sarang hewan.

Bersihkan dari debu atau kotoran yang menempel seperti lumpur, tanah dan lain lainya. Pastikan ban dicuci sampai bersih. Hal ini penting untuk menjaga agar ban awet apalagi jangan sampai muncul karat pada bagian velg. Jangan lupa setelah dicuci bersih semir ban serep untuk menjaga kondisi karetnya agar tetap elastis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *