Yuk Ketahui Perbedaan Antara Oli Mesin Dan Oli Gardan Pada Motor Matic

Motor matic memang sangat mudah pengoperasianya sehingga banyak yang kini memakainya. Namun tidak banyak mungkin yang tahu kalau jenis motor ini memiliki oli atau minyak pelumas yang khas.

Minyak pelumas pada motor matic dibedakan menjadi dua jenis yaitu oli untuk mesin dan oli untuk transmisi maticnya sendiri. Biasanya keduanya disebut oli mesin dan oli gardan. Nah keduanya ini memiliki beberapa perbedaan dan kesamaan yang wajib anda ketahui.

Penting sekali untuk mengetahui kedua jenis oli ini guna menyesuaikan kapan sebaiknya harus mengganti kedua jenis oli ini untuk mendapatkan performa mesin motor matic yang tetap terjaga.

Hal yang pertama kali anda harus ketahui adalah bahwa kedua jenis minayk pelumas tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Anggaplah keduanya memang sama sama berfungsi sebagai minyak pelunas bagian logam pada motor matic namun komponen yang di oles minyak peumas ini yang berbeda.

Oli mesin digunakan untuk melumasi bagian komponen mesin mobil yang berbahan logam sedangkan oli gardan merupakan oli yang berfungsi untuk melumasi bagian mesin transmisi motor matic.

Selain itu kandungan yang ada di dalam oli mesin dan garden juga mmeiliki kandungan bahan adiidtive yang berbeda. Oli mesin tidak hanya berfungsi sebagai pelumas namun juga berfungsi sebagai pendingin mesin, membersihkan karat dan juga sebagai perapat mesin. Kandungan bahan additiv pada oli mesin lebih komplek ketimbang oli gardan.

Umumnya oli pada kendaraan harus diganti setelah menempuh jarak sekian ribu kilometer atau sekian kilometer. Hal ini apda dasarnya juga berlaku pada motor matic. Nah untuk oli mesin pada motor matic ini juga wajib diganti setelah menempuh jarak kurang lebih 4000 kilometer. Hal ini dengan catata dalam kondisi normal atau tidak ada kendala pada mesin dan lain lain.

Tentunya jika beban yang dilakukan oleh kinerja mesin berat waktu penggantian oli juga akan semakin cepat. Oleh karena itu penting juga untuk memahami kondisi mesin motornya sendiri.

Nah untuk oli gardan sendiri sebaiknya diganti sesuai anjuran umum basanya setiap pemakaian 8000 kilometer. Hal ini biasanya menggunakan istilah pedoman formasi 2-1. Yaitu formasi dimana ada 2 kali periode ganti minyak pelumas mesin dan baru sekali ganti minyak pelumas transmisi.

Takaran untuk kedua jenis minyak pelumas ini juga berbeda beda. Untuk oli mesin sendiri  biasanya didasarkan oleh berapa cc mesin motor tersebut. Umumnya yang biasa digunakan saat ini untuk motor skutik kisaran 0.8 liter hingga 1 liter untuk skutik dan bebek, namun untuk tipe sport biasaya sekitar 1 – 1.2 liter.

Biasaya untuk oli mesin dengan skutik mesin menengah seperti 240 cc oli yang digunakan mulai dari kisaran 2.4 liter. Untuk takaran oli gardan sendiri biasanya untuk jenis oli skutik buatan jepang umumnya adalah 100 ml hingga 12o ml oli transmisi.

Apa yang terjadi jika anda kehabisan oli atau malas mengganti oli baik oli gardan dan oli mesin ?  tentunya dampak yang paing nyata adalah kemampuan atau performa mesin motor yang semakin menurun. Nah untuk oli trasnmisi sendiri dampaknya yang paling kentara adalah pada bagian CVT akan berisik dan lama kelamaan akan merusak bagian CVT tersebut.

Oleh karena itu sebaiknya jangan sampai kehabisan oli, baik oli trasnmisi dan oli gardan karena keduanya sagat penting untuk menujang performa motor skutik anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *