Apa Benar Cairan Disinfektan Bikin Cat Mobil Rusak?

Apa benar cairan disinfektan bikin cat mobil rusak? Padahal seelumnya mobil anda terkena semprotan disinfektan berkali-kali. Nah jika hal tersebut terjadi pada anda, sebaiknya simak penjelasan dibawah ini agar anda tidak bertambah khawatir.

Salah satu cara yang digunakan untuk mencegah virus corona menyebar adalah dengan menggunakan penyemprotan disinfektan. Di berbagai tempat mungkin akan banyak dijumpai disinfektan chamber ataupun bilik penyemprotan disinfektan. Tidak hanya itu di pemukiman warga juga menggalang acara penyemprotan disnfektan ke rumah rumah.

Penyemprotan disinfektan ini tidak berlaku saja bagi manusia, rumah atau benda benda lainya. Bahkan penyemprotan disinfektan ini juga dilakukan pada mobil. Namun banyak yang khawatir, apakah cairan disinfektan dapat merusak cat mobil? Jika anda juga khawatir mengenai hal ini, simak penjelasan dibawah ini.

Mengapa banyak yang khawatir mengenai cairan disinfektan yang disemprotkan ke mobil? Alasannya tidak lain karena cairan disinfektan merupakan cairan berbahan kimia. Bahkan disinfektan sendiri merupakan cairan berbahan kimia yang mengandung chlorin. Hal ini banyak yang beranggapan dapat merusak cat mobil karena membuat resiko spot atau bercak pada cat mobil.

Menanggapi hal demikian ini,  kepala produk improvement atau EDER Dept Technical Service Divisi PT Astra Motor , Bambang Supriyadi menjelaskan bahwa bercak yang menempel pada bagian body mobil akibat cairan disinfektan tidak akan merusak struktur bodi mobil tersebut.

Jika terdapat bercak habis penyemprotan memang iya, namun bercak ini dapat dicuci kembali sehingga hilang. Cara menghilangkan bercak tersebut juga snagat udah cukup di bilas dengan air bersih. Namun hal ini tidak akan membuat body kendaraan jadi rusak. Pasalnya kandungan klorin pada cairan disinfektan juga umumnya rendah.

Namun jika mobil sudah terlanjur sering terkena semprotan disinfektan atau kebetulan kandungan klorin pada cairan disinfektan yang disemprotkan tinggi sehingga menimbulkan bercak yang membandel, tentu di bilas menggunakan air bersih saja tidak cukup. Anda membutuhkan teknik pembersihan lainnya.

Jika bercak akibat cairan disinfektan yang menempel pada mobil sulit dibersihkan, ada baiknya jika anda melakukan compounding ataupun polishing sehingga cat mobil dapat terlihat bersih mengkilap kembali.

Jadi bagi anda yang masih bertanya-tanya apa benar cairan disinfektan dapat merusak body mobil? Jawabanya tentu tidak. Cairan disinfektan yang umum ditemui dapat dibersihkan dengan mudah pada body mobil. Kecuali jika memang mobil anda tergores atau memang noda yang ditinggalkan benar benar tidak bisa anda bersihkan dengan air bersih biasa, tidak ada salahnya anda menghubungi bengkel kepercayaan anda.

Silahkan gunakan jasa bengkel mobil panggilan jika memang ada masalah dengan bekas penyemprotan cairan disinfektan tersebut. Hal ini biar mekanik yang membersihkan sehingga tidak merusak struktur cat mobil anda. Daripada anda coba-coba memersihkan sendiri dan efeknya cat mobil justru mengelupas lebih bik serahkan saja pada ahlinya.

Rekomendasi bengkel mobil panggilan di Yogyakarta yang dapat melakukan panggilan secara online untuk datang ke tempat anda adalah HEPICAR. Aplikasi bengkel mobil panggilan HEPICAR dapat menangani masalah body repair ataupun perawatan body mobil.

Anda juga dapat melakukan layanan cuci mobil panggilan di HEPICAR. Jadi tidak pelru khawatir kondisi body mobil anda tidak bisa kembali, serahkan saja pada mekanik HEPICAR. Menggunakan jasa bengkel mobil panggilan sangat tepat dilakukan apalagi dalam kondisi wabah seperti ini. Anda tidak perlu ke rumah namun mobil tetap bersih dan terawat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *